Cara Memakai Busana Muslimah Yang Benar

Cara Menggunakan Busana Muslimah Yang Benar - Banyak model dan gaya busana ketika ini yang sanggup digunakan sebagai perhiasan penampilan Anda. Namun bagi para muslimah, busana yang bisa menutupi aurat mereka yakni pilihan yang harus diutamakan, tidak harus sesuai mode dan ekspresi dominan yang sedang berkembang, tetapi yang terpenting harus sesuai dengan tuntutan islam. Pilihan yang utama bagi perempuan muslimah dalam berpakaian yakni menggunakan busana muslimah. Penggunaan busana muslimah tidak sanggup dilakukan semaunya, ada beberapa hukum yang harus ditaati supaya tidak melanggaran hukum dalam islam.

Jika Anda perhatikan ketika ini, masih banyak perempuan muslimah yang kurang memahami bagaimana seharusnya mereka berbusana. Masih banyak diantara mereka yang memakai busana muslimah mirip jilbab hanya sebatas sebagai epilog kepala saja, selebihnya mereka tetap menggunakan kaos dan celana jeans yang ketat. Mereka tidak menyadari bahwa hal tersebut salah, dengan alasan ekspresi dominan dan fashionable mereka tanpa sadar telah melanggar apa yang telah ditentukan dalam syariat islam. Bagi Anda yang belum mengetahui cara berbusana muslimah yang benar, silahkan mengikuti cara-cara berikut ini :

1. Menggunakan jilbab yang menutupi seluruh badan
Jilbab yang digunakan harus bisa menutupi seluruh tubuh Anda, kecuali wajah dan telapak tangannya. Jilbab dilarang hanya sebatas leher, harus panjang dan hingga menutupi dada.
"Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, bawah umur perempuanmu dan istri-istri orang mu'min : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih gampang untuk dikenali, sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah yakni maha pengampun lagi maha penyayang". (QS. Al-Ahzab : 59)

2. Jangan menggunakan busana dengan materi yang tipis
Menggunakan busana dengan materi yang tipis sanggup menunjukan bentuk tubuh Anda, dimana hal tersebut sanggup memunculkan pikiran kotor pada laki-laki yang memandangnya.
"Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah saya lihat : Suatu kaum yang mempunyai cambuk mirip ekor sapi untuk memukul insan dengan cambuknya dan para perempuan yang berpakaian tapi telanjang (baik karena tipis atau pendek yang tidak menutupi auratnya), berlenggak-lenggok (bergaya ketika berjalan), kepala mereka mirip punuk unta yang miring. Wanita mirip itu tidak akan masuk nirwana dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian". (HR. Muslim)

3. Jangan menggunakan busana yang ketat
Menggunakan busana yang ketat sanggup memperlihatkan bentuk tubuh Anda, sehingga hal itu juga sanggup memunculkan pikiran kotor pada setiap laki-laki yang memandangnya.
"Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah memakaikanku baju Quthbiyyah yang tebal. Baju tersebut dulu dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau. kemudian saya memakaikan baju itu kepada istriku. Suatu ketika Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam menanyakanku : Kenapa baju Quthbiyyah tidak engkau pakai? Kujawab, Baju tersebut kupakaikan pada istriku wahai Rasulallah. Beliau berkata, Suruh ia menggunakan baju rangkap didalamnya sebab saya khawatir Quthbiyyah itu menunjukan bentuk tulangnya". (HR. Ahmad dengan sanad layyin, penguat riwayat Abi Daud, derajat hadis ini Hasan).

4. Jangan menggunakan busana yang mirip laki-laki
Pakaian yang mirip laki-laki yang digunakan oleh seorang wanita, maka perempuan itu akan terpengaruh dan mempunyai sifat kelaki-lakian.
"Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menggunakan pakaian perempuan dan perempuan yang menggunakan pakaian pria". (HR. Abu Dawud).

5. Jangan menggunakan wewangian pada busana
Jangan menggunakan minyak wangi/parfum pada ketika keluar rumah, walaupun hendak ke masjid. Sedangkan didalam rumah, dihadapan suami dianjurkan, sebab hal itu sanggup menyenangkan hati suami. Setiap perempuan yang mnyenangkan hati suaminya yakni baik.
"Kalian, para perempuan keluar rumah dengan menggunakan wewangian sehingga para laki-laki mencium amis harum kalian ! sebenarnya hati laki-laki itu ditentukan oleh amis yang dicium oleh hidungnya. Keluarlah kalian dari rumah dengan tidak menggunakan wewangian". (HR. Abdurrazaq dalam al Mushannaf no. 8107).
"Siapapun perempuan yang menggunakan wewangian, kemudian ia melewati kaum laki-laki supaya mereka mendapat baunya, maka ia yakni penzina". (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ahmad dengan sanad shohih).
"Siapapun perempuan yang menggunakan bakhur (wewangian sejenis kemenyan) maka janganlah ia menyertai kita dalam menunaikan sholat isya' yang akhir" (HR. Muslim)

6. Jangan menggunakan busana yang mirip busana wanita-wanita kafir
Wanita-wanita kafir dalam berbusana sering memperlihatkan bentuk tubuhnya (auratnya), pakaian-pakaian dengan materi transparan dan pakaian yang mirip pakaian laki-laki.
"Dari Abdulah bin Amr berkata : Rasulallah shallallahu 'alaihi wa sallam melihatku mengenakan dua kain berwarna merah (karena dicelup dengan flora usfur), kemudian dia shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya itu yakni  pakaian orang-orang kafir, maka janganlah engkau kenakan". (HR. Muslim).


Demikianlah Cara Menggunakan Busana Muslimah Yang Benar. Sebagai seorang muslimah, harus bisa menerapkan hal tersebut dalam keseharian Anda. Semoga artikel ini bermanfaat.