Cara Menciptakan Surat Perjanjian Hutang Piutang

Cara Membuat Surat Perjanjian Hutang Piutang - Dalam hal pinjam meminjam atau hutang piutang, sering terjadi banyak sekali masalah yang muncul menyerupai pembayaran hutang yang selalu ditunda terus menerus dan hutang yang tidak dibayar. Hal itu sering disebabkan lantaran tidak adanya surat perjanjian hutang piutang, sehingga orang yang menawarkan hutang tidak mempunyai kekuatan aturan untuk membawa masalahnya ke pengadilan, yang tentunya akan mengakibatkan kerugian bagi dirinya sendiri. Selain surat perjanjian, adanya barang sebagai jaminan hutang juga sangat diperlukan, lantaran dengan begitu pemberi derma tidak akan dirugikan bila peminjam tidak sanggup membayar hutang-nya. Untuk itu, kalau Anda menawarkan derma kepada pihak lain dalam jumlah yang besar, maka sebaiknya dibuatkan perjanjian secara tertulis dan ditambah dengan sebuah barang sebagai jaminan.

Jangan gampang percaya terhadap janji-janji dalam masalah hutang piutang, apalagi bila uang yang akan Anda berikan sebagai hutang berjumlah sangat besar. Sudah banyak masalah yang ditimbulkan oleh masalah hutang piutang. Mungkin dalam hal ini Anda sendiri juga pernah mengalaminya, dimana orang yang Anda percaya untuk diberikan pinjaman, ternyata sampai sekarang tidak pernah melunasinya. Bagi Anda yang resah bagaimana cara membuat surat perjanjian hutang piutang, berikut ini yaitu cara yang sanggup Anda lakukan untuk menciptakan surat perjanjian tersebut yang disertai dengan barang jaminan :

SURAT PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

Pada hari ini Sabtu Tanggal Sepuluh Bulan Juni Tahun Dua Ribu Enam Belas, kami yang bertanda tangan dibawah ini sepakat mengadakan Perjanjian Hutang Piutang yaitu :

Nama : Sutrisno Budio
Umur : 30 Tahun
Pekerjaan : Wiraswasta
Alamat : Jl. Mondar Mandir No.07, Otista - Jakarta Timur
Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : Maman Suratman
Umur : 35 Tahun
Pekerjaan : Pengusaha Batu Bara
Alamat : Jl. Pare Pait No. 11, Kalibata - Jakarta Selatan
Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA

Maka melalui surat perjanjian ini disetujui oleh Kedua Belah Pihak ketentuan-ketentuan sebagaimana tercantum dibawah ini :

1. PIHAK PERTMA telah mendapatkan uang tunai sebesar Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) dari PIHAK KEDUA yang mana uang tersebut yaitu hutang atau pinjaman.
2. PIHAK PERTAMA bersedia menawarkan barang jaminan yakni 1 unit Mobil .........., yang nilainya dianggap sama dengan uang derma kepada PIHAK KEDUA.
3. PIHAK PERTAMA berjanji akan melunasi uang derma kepada PIHAK KEDUA dengan batas waktu tenggang selama 5 (Lima) bulan terhitung semenjak ditandatanganinya Surat Perjanjian ini.
4. Apabila nantinya dikemudian hari ternyata PIHAK PERTAMA tidak sanggup membayar hutang tersebut sesuai dengan waktu yang dijanjikan, maka PIHAK KEDUA mempunyai hak penuh atas barang jaminan, baik untuk dimiliki langsung maupun untuk dijual kepada pihak lain.
5. Surat Perjanjian ini dibentuk dalam 2 (Dua) Rangkap bermaterai cukup dan masing-masing rangkap mempunyai kekuatan aturan yang sama, masing-masing untuk PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
6. Surat Perjanjian dibentuk dan ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak secara sadar dan tanpa tekanan dari Pihak manapun di Jakarta pada hari, tanggal dan bulan menyerupai tersebut diatas.

Demikian surat perjanjian hutang piutang ini dibentuk bersama didepan saksi-saksi, dalam keadaan sehat jasmani dan rohani untuk dijadikan sebagai pegangan aturan bagi masing-masing pihak.


PIHAK PERTAMA                                 PIHAK KEDUA
Materai
6.000
       Sutrisno Budio                                     Maman Suratman  


Saksi-Saksi :
NAMA                                                     TANDA TANGAN

1. Susilo Tajir                                        .....................................
2. Rudi Surosoh                                    ....................................
3. Bambang Tanu                                 ....................................
4. Arifin Badir                                        .................................... 

Itulah Cara Membuat Surat Perjanjian Hutang Piutang yang sanggup Anda buat. Untuk jenis barang jaminan harus ditulis secara rinci biar tidak mengakibatkan masalah. Semoga bermanfaat.